Karena khawatir, malam harinya wanita ini memutuskan untuk pergi ke rumah sang pacar. Saat membukakan pintu, pacarnya dengan kaget berkata,"Kamu ngapain malem-malem gini kesini?" Wanita ini menjawab,"Aku pikir mungkin kamu butuh ditemenin." Mendengar hal tersebut, sang pacar malah tertawa sambil berkata bahwa ia baik-baik saja. Ketika mereka berbaring di ranjang dan hendak tidur, wanita ini berkata dalam hati,"Ternyata dia baik-baik aja… Kayanya emang aku yang kebanyakan mikir…"
Baru saja berpikir demikian, tiba-tiba wanita ini merasakan bahunya basah karena sesuatu. Ternyata pacarnya yang sedang "tidur" bersandar pada bahunya diam-diam menangisi keadaan sang ayah. Wanita ini mengerti bahwa sang pacar tak ingin terlihat lemah di hadapannya, oleh sebab itu ia tak berkata sepatah katapun, ia hanya menepuk-nepuk bahu sang pacar untuk menenangkan dan memberinya semangat.
Banyak orang bependapat bahwa pria tidak boleh cengeng dan harus kuat menghadapi apapun, oleh sebab itu banyak pria memilih untuk menyembunyikan kesedihannya. Pria ini sangat beruntung memiliki pasangan yang menghargainya dan memberinya kekuatan untuk melewati waktu-waktu sulit dalam hidupnya!
