BREAKING NEWS
Tampilkan postingan dengan label hubungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hubungan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 15 Juli 2016

Meski Dia Tak Kunjung Melamar, 8 Hal Ini Tetap Menunjukkan Keseriusan Dia Sama Kamu

Pacarannya sudah lama, usia kamu dan dia juga sudah cukup untuk menikah. Jangan ditanya lagi reaksi orang-orang sekitar yang bertanya tentang rencana kamu dan dia kedepannya. Tapi sayangnya pasanganmu sendiri sampai detik ini belum membicarakan niatnya melamarmu. Kamu sendiri sempat galau dan bertanya-tanya dalam hati, kenapa ya dia belum melamar juga? Sebenarnya dia serius nggak ya sama aku?
Tapi, sebelum kamu berpikir macam-macam yang terlalu jauh, kamu juga bisa lho menilai keseriusannya dari sikapnya selama ini. Coba diperhatikan lagi, kira-kira paasanganmu sudah melakukan hal ini belum? Kalau sudah, kamu harusnya tenang dan santai, sebab dia hanya sedang menunggu waktu yang tepat.

1. Bukan cuma mengenalkanmu ke keluarganya, tapi dia juga tak segan-segan mengajakmu hadir ke acara-acara keluarga besarnya

diajak ketemu keluarga besarnya via papasemar.com
Sebagai seorang pasangan, kamu pasti punya harapan bisa berkenalan dengan orangtua atau keluarganya. Bukan meminta pengakuan tentang kehadiranmu di hidupnya, kamu hanya ingin tahu dan mengenal bagaimana lingkungan yang membesarkannya. Kamu sendiri sadar dalam hubungan kalian tak hanya ada kamu dan dia saja.
Ternyata dia yang serius tanpa diminta justru berinisiatif lebih dulu membawamu masuk ke keluarganya. Perlahan-lahan dia tak hanya mengenalkanmu kepada orang tuanya, tapi juga saudara kandung sampai dengan om, tante bahkan sepupunya. Di luar dugaanmu, dia juga tak segan mengajakmu datang ke acara-acara keluarga besarnya. Terlebih keluarganya pun menyambutmu dengan sangat hangat.

2. Membuatmu merasa dekat dan nyaman dengan teman-teman atau lingkungan pergaulannya

Sikapnya saat mengenalkanmu pada teman serta lingkungan pergaulan di luar rumah tak berbeda jauh. Dia selalu mengutamakan kenyamanan kedua belah pihak – kamu beserta teman-temannya itu. Sebisa mungkin ia membuat teman-temannya membaur denganmu. Bukankah senang rasanya bisa lebih dekat dengan dunianya yang lain. Senang juga karena usahanya ini membuatmu bisa lebih mengenal karakter atau sisi lain dari dirinya.

3. Dia tak pernah mengelak membicarakan rencana masa depan. Semua ia tanggapi dengan penuh semangat

menanggapi kode-kodeanmu via dylandsara.com
Sekali waktu, kamu tak bisa menahan rasa penasaranmu. Kapan dia akan mengajakmu ke jenjang hubungan yang berikutnya. Pertanyaan standar seperti “Hubungan kita ini akan dibawa kemana?” terlontar dari mulutmu. Alih-alih mengelak, dia justru dengan semangat memaparkan rencana ke depan. Dimana kamu sudah otomatis masuk di dalamnya. Tanpa dipaksa, dia selalu melibatkan daam seluruh rencana penting dalam hidupnya. Termasuk rencana untuk mengajakmu melangkah ke jenjang selanjutnya.
Kamu tak perlu khawatir dan harusnya bisa membuatmu lebih tenang. Dia tidak sedang menghindar untuk menseriusimu, dia hanya sedang berupaya agar tak mengecewakanmu nantinya.

4. Perhatian dari dia selalu nyata. Dia yang pertama marah saat kamu seenaknya tak jaga kesehatan

perhatiannya nyata via advicefromatwentysomething.com
Kok belum makan siang? Nanti kalau maagnya kambuh gimana? Kamu nih kebiasaaan banget, kalau udah kerja lupa waktu. Sebelum makan berat jangan lupa makan buah dulu, biar asam lambungnya normal.
Mengingatkan makan siang buatnya bukan termasuk perhatian yang nyata. Sebab dia percaya, kamu itu sudah cukup dewasa untuk bisa mengatur dirinya sendiri. Tapi saat kepercayaannya itu kamu rusak dengan sikap seenaknya, seperti tak menjaga kesehatan, dia jadi orang pertama yang marah dan segera menasehatimu. Tenang, marahnya dia itu sebenarnya bagian dari kekhawatiran. Buatnya kamu itu berharga, dan perlu dijaga.

5. Mengajakmu lebih giat menabung, nggak hanya untuk modal nikah tapi juga kehidupan berumah tangga pasca-pernikahan

nabung bareng via www.cosmopolitan.com
Menyemangati kerja sih sudah biasa, tapi kebiasaannya mengingatkan kamu untuk menabung itu tak biasa dan perlu kamu pahami lagi. Dia tak tanpa alasan mengajakmu menyisihkan penghasilan. Di balik diamnya, dia membantumu menyiapkan modal untuk masa depan, sama seperti yang dia lakukan sekarang. Sebab cowokmu ini tahu, meteri itu nggak hanya dibutuhkan untuk biaya nikah aja, tapi kehidupan pasca pernikahan itu yang lebih penting dari sebuah resepsi mewah.
Belanja secukupnya dan seperlunya aja, supaya ada sisa untuk ditabung.
Dengan kata lain, dia juga mengajarkanmu mengatur keuangan dengan baik. Secara kelak kamu akan jadi rumah tangga yang punya kendali atas hal itu.

6. Dia tak pernah mengabaikan keberadaanmu, sesibuk apapun harinya menghubungi kamu selalu disempatkannya

dia berusaha selalu ada via favim.com
Saat sedang sibuk kalian memang saling cuek, tapi bukan berarti dia tak mengingat keberadaanmu di hidupnya. Tanpa pernah kamu minta, dia pun menyisihkan sedikit waktu untuk menghubungimu. Di waktu yang sedikit itu dia sebisa mungkin menggunakannya membuatnya efisen dengan obrolan ringan dan sesekali guyonan. Kalau sebegini pedulinya dia kepadamu, apa iya kamu masih ragu dengan keseriusanya? Dia melakukan ini sekaligus untuk belajar sebagai kepala keluarga. Kelak sesibuk apapun hari-harinya, dia tetap perlu memperhatikan keluarganya itu.

7. Saat kamu membagi mimpi tentang masa depan, dia tulus mendukung dan bahkan menambahkannya dengan harapan yang dia punya

Aku pengen banget punya usaha toko buku indie gitu, kayak dua penulisnya The Dusty Sneakers.
Iya lebih seru lagi kalau toko bukunya digabung sama kafe atau toko pop art gitu. Makannya semangat ngumpulin modal yuk. Biar bisa terlaksana….
Membayangkan sesuatu yang masih terlihat jauh kesannya memang membuang waktu. Tapi dia tak menyepelakan apa yang kamu mimpikan itu. Justru dia tak segan-segan menambahinya, menyemangatimu, serta mengaminkan. Siapa yang tahu kalau dalam hatinya dia ingin sekali mewujudkan mimpimu itu bersama-sama. Sebab masa depan yang panjang itu memang harus dirancang dari sekarang.

8. Kerja kerasnya membangun karir serta usahanya untuk mengerti kamu, menjadi salah satu pondasi untuk merancang masa depan bersama

kerja kerasnya mengenal kamu via dylandsara.com
Sibuk banget ya hari ini?
Iya lagi banyak project, doain ya biar makin naik levelku di kerjaan. Lumayan biar nanti dimasa depan tenang. Kamu jangan lupa istirahat, kalau kerja tahu waktu juga ya!
Masa depan bersama itu nggak cuma butuh materi, tapi pengertian dari kamu dan dia terhadap karekter pasangan. Dia tahu kamu itu orang yang mudah panik, dan sering lupa menjaga dirinya sendiri. Karena itu, sepadat apapun kegiatannya, perhatian dan kepedulian dia ke kamu tak pernah terlewakan.
Percaya dengan keseriusannya itu sederhana. Tanpa ucapan melamar pun kamu sudah bisa tahu, dia bukan tipikal cowok yang masih mau main-main. Kalau dia belum mengutarakan maksudnya, itu bukan kerena belum kepikiran ke arah sana. Siapa tahu dia sedang mempersiapkannya dengan matang, dan kamu tinggal tunggu waktu yang tepat itu datang.

Selasa, 12 Juli 2016

Bahagianya, 5 Tanda Ini Tunjukkan Si Dia Serius Sama Kamu


Setiap wanita pasti akan merasa bahagia sekaligus bangga ketika kekasih yang dicintainya menunjukkan keseriusannya dalam berhubungan. Biasanya, pria yang serius dengan hubungannya akan menunjukkan beberapa tanda. Ya, meskipun ia tak pernah mengatakan akan keseriusannya, caranya memperlakukan kamu dan keluarga setidaknya telah menunjukkan bahwa ia benar-benar serius dengan hubungan yang sedang kalian jalani dan kalian pun bisa melanjutkan hubungan ke arah yang lebih serius yakni pernikahan.

Walau pun hubungan kamu dan kekasih terbilang awal, jika ia sudah menunjukkan beberapa tanda serius, kamu patut bahagia dan mempertahankan ia. Lantas, bagaimana sih tanda bahwa si dia serius sama kamu?

Berikut beberapa tanda yang menunjukkan bahwa ia serius dengan hubungan yang ia jalani bersama kamu.
  • Memperkenalkan Kamu Pada Keluarga Besarnya

    Moment lebaran seperti sekarang ini biasanya akan menjadi moment istimewa bagi mereka yang sedang menjalin hubungan serius. Moment lebaran bahkan tak akan dilewatkan beberapa orang untuk memperkenalkan calon suami/istri kepada orang tua dan keluarga besar kedua belah pihak. Jika memang si dia serius sama hubungan yang kalian jalani, dipastikan ia tak segan-segan memperkenalkan kamu ke keluarga besarnya sekaligus meminta restu akan hubungan kalian.
  • Dia Teman Curhat Sekaligus Penasehat Buat Kamu

    Ketika ia benar-benar serius dengan seseorang yang akan jadi ibu dari anak-anaknya, ia tak akan dengan senang hati menawarkan diri sebagai teman curhat. Ia juga akan menjadi penasehat yang baik buat kamu. Apapun masalah yang sedang kamu hadapi, ia akan senantiasa menemani kamu dan meyakinkan kamu bahwa semua akan baik-baik saja. Apapun dan bagaimanapun kondisi kamu, ia akan menerima kamu dengan tulus dan yakin.
  • Dia Terbuka

    Pastikan untuk mempertahankan pria yang seperti ini. Pria yang senantiasa terbuka dengan kehidupannya dan tampil apa adanya di depan kamu. Saat seorang pria sudah mau terbuka dan tampil apa adanya di depan seseorang yang sangat ia cintai dan diharapkan jadi masa depannya, hampir bisa dipastikan bahwa ia adalah pria yang serius dengan hubungan yang sedang ia jalani.
  • Dia Masuk di Dunia Kamu dan Kamu Masuk Dunianya

    Saat dia telah masuk ke dalam duniamu, nyaman bersama para sahabat, keluarga dan orang-orang yang kenal serta kamu telah masuk ke dunianya dan kamu pun sangat nyaman juga dekat dengan sahabat atau keluarganya, hal ini telah menunjukkan bahwa ia benar-benar seorang pria yang serius dengan hubungan kalian. Kalau pun ada kehidupan di diri kamu yang kurang baik, ia akan senantiasa menasehati kamu dengan caranya yang bijak dan begitu pun sebaliknya. Kalau kekasih sudah menunjukkan hal ini, kamu patut bahagia dan pertahankan ia agar hubungan kalian semakin bahagia dan romantis ke depannya.
  • Dia Jujur dan Sabar

    Pria yang menunjukkan bahwa ia serius dengan wanita yang menjadi kekasihnya, ia akan senantiasa jujur dan sabar. Apapun dan bagaimanapun kondisinya, ia akan jujur dengan kamu juga keluarga kamu. Kalau pun ada masalah yang sedang ia hadapi, ia pun tak akan segan meminta bantuan kamu. Selain itu, pria yang menunjukkan keseriusannya dalam berhubungan adalah ia berlaku sabar terhadap kamu dan senantiasa menasehati kamu ketika kamu melakukan kesalahan. Jika pun ia menasehati kamu, ia akan selalu berusaha memberikan nasehat yang tak akan menyakiti hati kamu juga orang-orang terdekat kamu.
Ladies, itulah beberapa tanda bahwa pria yang sedang menjadi kekasihmu serius dengan hubungan yang sedang kalian jalani. Gimana nih, apakah kekasih kamu sudah menunjukkan tanda ini? Semoga, kita semua dikaruniai kekasih yang menyayangi kita dengan tulus, jujur dan ia pun serius dengan hubungan yang sedang dijalani. 

Kamis, 30 Juni 2016

9 Kebiasaan Ini Pasti Dilakukan Pasangan yang Baru Pacaran 3 Bulan. Kamu Begini Juga Kan?

Masa tiga bulan pacaran tuh serasa bulan madu, masih manis-manisnya! Selalu nempel, gak pernah berantem, dan selalu mesra. Banyak hal unik yang sering dilakukan oleh kamu yang baru pacaran selama tiga bulan, ini diantaranya:

1. Ke mana-mana berdua 

Kamu dan pacarmu selalu kemana-mana berdua, sudah kayak garpu dan sendok yang gak bisa dipisahkan. Ke kampus bareng, ke kantin bareng, pulang bareng, dan hangout sudah pasti bareng. Kalau cuma sendirian, kamu seperti kehilangan separuh dirimu. #Tsahhh

2. Romantis-romantisan di media sosial 

Gak cuma pamer kemesraan saat jalan-jalan, kalian juga romantis di sosial media. Saat melihat quote romantis, kamu langsung nge-tag pacarmu supaya dia tahu setiap saat kamu tuh selalu memikirkan dia. Kalau habis menonton video romantis, kamu langsung nge-post di media sosial sambil nge-mention si pacar.

3. Jadi sering lupa sama teman 

Saking nempelnya sama si pacar, kamu jadi melupakan teman-temanmu. Ini nih yang bahaya, jangan sampai hubunganmu dengan pacar jadi merusak persahabatanmu ya...

4. Rajin teleponan dan video call sampai larut malam

Ketika sudah di rumah masing-masing dan kamu kangen mendengar suaranya, telepon adalah solusinya. Gak cukup bertelepon? Tinggal video call saja. Bahkan dengan video call kamu bisa melihat wajah pacarmu. Supaya video call-mu lebih mudah dan stabil, gunakan smartphone yang sudah memiliki teknologi VoLTE.VoLTE ditambah dengan teknologi 4G LTE Advanced dari Smartfren akan membuat video call-mu dan si pacar berkualitas HD dengan suara jernih dan stabil tanpa gangguan.

5. Sering banget selfie bareng 

Untuk memamerkan keromantisan kalian, selfie pun menjadi kewajiban. Kalau bisa selfie-nya dengan pose yang intim, seperti merangkul, mencium pipi, atau memeluk. Oleh sebab itu kamu harus siap dengan smartphone dengan kamera depan yang bagus, seperti Smartfren Andromax E2+ atau Andromax A yang punya kamera depan 5MP. Foto selfie bersama pacarmu pun dijamin jernih dan kece. 

6. Memajang foto berdua di semua media sosial

Pasang di Facebook, Twitter, Instagram, Path, LinkedIn, dan kirim ke Jokowi. Pokoknya semua orang harus tahu kalau kalian adalah pasangan yang super mesra! 

7. Menyimpan semua foto pacar di smartphone

Gak cuma foto selfie berdua, tapi foto-foto pacar seorang diri pun kamu simpan. Ketika kangen, kamu jadi bisa melihat foto-foto dia deh… Tapi kalau begini, hati-hati memori smartphone-mu penuh, pastikan kamu punya smartphonedengan memori yang besar. 

8. Rajin ngasih surprise dan masih ingat tanggal jadian

“Selamat satu minggu ya, sayang” (sambil ngasih boneka)
“Selamat satu bulan, beb” (sambil ngasih kue)
“Selamat satu setengah bulan, yang” (sambil ngasih bunga)

9. Punya nama panggilan imut

Mulai dari ‘Bebeb’, ‘Panda’, ‘Ndut’, ‘Cimut’, dan masih banyak lagi. 
Dari kesembilan hal ini, mana yang pernah kamu lakukan dengan pacarmu?

Senin, 27 Juni 2016

Aku Akan Menyimpan Kenangan yang Kau Buang, Tanpa Pernah Kau Tahu

Pertemuan kita bukan sesuatu yang istimewa, hanya sebuah kebetulan yang menempatkan kita dalam ruangan yang sama dan dalam waktu yang cukup lama. Namun sayangnya, kesan tentangmu begitu membekas, dari sebuah kesan yang membuatku memusatkan perhatian, hingga akhirnya aku hanya melihatmu dari sekian banyak orang.
Rasa ini pun tercipta seiring berjalannya waktu. Layaknya sebuah biji yang berkecambah lalu tumbuh menjadi sebuah pohon besar yang mengakar kuat, tak mampu kucabut karena akarnya menghunjam begitu dalam, ke hatiku. Ya, hatiku. Sayangnya kau tak pernah menyadari bahwa kau yang telah menebarkan biji itu. Kau tak pernah tahu bahwa biji itu telah tumbuh di hatiku. Kau tak pernah tahu.
Aku mulai mengumpulkan kenangan-kenangan yang kau buang. Kenangan tentang kita yang hanya berarti untukku. Aku terus menyimpannya tanpa kau tahu. Tanpa kau pernah tahu.
Mengamatimu dalam diam. Ya, hanya itu yang bisa aku lakukan. Mengamati dirimu, senyummu, tawamu, diammu, segalanya tentang dirimu. Hingga akhirnya aku hanya dapat berdoa untukmu, untuk kesehatanmu, untuk kebahagiaanmu.
Kebahagiaanku? Kebahagiaanku kini menjadi hal yang sederhana. Melihatmu berjalan, melihatmu berbicara, melihatmu hadir di ruangan yang sama, ah sejak kapan cinta menjadi hal yang begitu sederhana? Bagaimana caramu menyederhanakan segalanya?
Kini, bagiku mimpi adalah menjadi seseorang yang akan tertawa bersamamu. Menjadi dia yang akan berada di jarak satu langkah dari bahumu, seseorang yang leluasa menggenggam tanganmu. Seseorang yang akan kau berikan tatapan yang berarti, “Aku tak ingin kehilanganmu”. Mimpi itu, selalu nyata dalam khayalanku.
Kenyataannya, aku bahkan tak berani memulai pembicaraan denganmu. Aku bahkan menjauh darimu. Mungkin secara tak sadar aku was-was pada perasaanku. aku takut isi hati ini akan tertumpah ketika aku berada di dekatmu. Lalu membuatmu tak nyaman akan hal itu.
Hingga akhirnya, semua mimpiku terenggut oleh dia. Sosok yang kini berada di dekatmu. Ia merubah awan harapanku menjadi hujan. Ia membuat pohon yang kau semaikan tumbang. Hatiku pecah menjadi kepingan. Aku menangis dalam diam,
Tapi kau tahu? Aku tetap mempertahankan kepingan-kepingan itu. Merangkainya kembali untukmu. Hanya untukmu. Aku terus merawat rasa yang kau terlantarkan itu. Aku tetap menjaganya walau kau tak pernah tahu. Kepingan itu akan selalu tertata rapi dalam sebuah tempat yang kusebut hati.
Karena aku selalu merindukanmu tapi tak pernah mengatakannya. Karena aku begitu menyukaimu tapi aku memendamnya. Aku ingin kau mengerti bahwa aku mencintaimu tanpa kata.

Sabtu, 25 Juni 2016

Jika Ia Sering Membuatmu Menangis, Tak Perlulah Mempertahankannya


Kadang mencintai seseorang bisa menghadirkan luka. Dalam perjalanan hidup ini, kita pun mungkin pernah menjalin hubungan dengan orang yang salah. Atau mungkin kita juga pernah mencintai orang yang salah.
Mencintai seseorang tak seharusnya membuat batin tersiksa. Cinta seharusnya membahagiakan bukan mencipta luka. Kalaupun rasa cinta membuat luka, pasti ada sesuatu yang salah di dalamnya, sesuatu yang seharusnya tak terjadi.
Jika dia sering membuatmu berurai air mata, saatnya kamu mulai lebih membuka mata hatimu. Kalau seseorang itu sering menghadirkan kesedihan dan menyakiti hatimu, mungkin saatnya kamu untuk melepasnya, tak lagi mempertahankannya.
Cinta Tak Seharusnya Menyakiti
Saat kita mencintai seseorang, satu hal yang paling kita inginkan adalah bahagia dengan rasa cinta itu sendiri. Tapi bagaimana jika cinta hanya menghadirkan air mata? Jika ada cinta seperti itu, rasanya susah untuk bisa mempertahankannya.
 
“Love must not suffocate but breathe on its own.”
― Soraya Naomi, For Fallon  
Mencintai seseorang tak semestinya membuatmu merasa tercekik. Susah bernapas dan membuat dada selalu sesak. Cinta yang sejati akan membuat perasaanmu bahagia saat berada di dekatnya. Nyaman bersamanya dan bisa tetap jadi diri sendiri.
Jika Ia Tulus Mencintaimu, Dia Akan Berusaha Membahagiakanmu
Salah satu bukti ketulusan seseorang mencintai orang terkasihnya adalah ia akan selalu berusaha untuk membahagiakannya. Dengan kata lain, kalau yang ia lakukan selama ini hanya membuatmu terus berurai air mata, ketulusan cintanya perlu dipertanyakan lagi. Lalu, apakah kamu akan mempertahankan cinta yang seperti itu?
Kamu Berhak untuk Bahagia
Sampai kapan kamu akan bertahan dengan sikapnya yang seenaknya sendiri? Mau sampai kapan air mata terus berurai hanya karena dirinya? Masih mampukah dirimu bertahan dengan semua itu?
 
“Sometimes love is pastel. Sometimes love is black. And sometimes love is fiery red and you feel as if you are going to burn in the flames.”
― Chloe Thurlow, Katie in Love 
Cinta bisa membahagiakan tapi juga bisa mengundang luka. Kalau tak hati-hati dengan hati dan perasaan, kita bisa terjebak di dalamnya dan sulit untuk keluar darinya. Kamu berhak untuk bahagia, Ladies. Jika  melepasnya bisa membuatmu bahagia, tak ada salahnya untuk mengambil keputusan itu.
Masihkah Sanggup untuk Mempertahankannya?
Hanya kamu dan hatimu sendiri yang sesungguhnya paling tahu apakah dia berhak dipertahankan atau tidak. Kamu yang paling tahu apa yang kamu inginkan dan butuhkan. Jika dia sudah sering menyakiti hatimu dan membuatmu berurai air mata, kira-kira seberapa besar ia masih menyimpan cinta untukmu?
Terjebak dalam hubungan dengan orang yang salah kadang memang memberi dilema sendiri. Untuk kondisi seperti ini, kamu perlu menunjukkan sikap dan ketegasanmu. Cinta seharusnya menghadirkan senyuman bukan malah memberi siksaan, bagaimana menurutmu, Ladies?

Sabtu, 18 Juni 2016

7 Tanda Pacaran yang Serius dan Memikirkan Masa Depan Bersamamu.

Bagi kamu yang sudah mulai beranjak dewasa, menghadapi apapun harus semakin serius, termasuk urusan cinta.  Pacaran bukanlah suatu hubungan yang bisa terus main- main, tujuan pacaran harus jelas, yaitu untuk menuju jenjang pernikahan.
Nah, untuk kamu yang lagi pacaran sekarang, apa kamu sudah yakin bahwa hubunganmu sudah termasuk matang dan siap naik jenjang? 7 tanda dibawah ini boleh kamu pertimbangkan untuk menentukan apakah hubunganmu dengan si dia sudah serius.
1. Keseriusan dapat terlihat dari kali pertama dia memperlakukanmu, dia juga akan dengan jelas mengungkapkan tujuannya berpacaran tanpa ragu.
Kalau pasanganmu serius, tidak ada istilah "jalanin dulu". Dia yang serius akan dengan tegas menjelaskan tujuannya membangun hubungan denganmu, dia mengerti akan waktu terlalu berharga untuk hubungan yang main –main saja.
2. Pasangan yang serius akan berusaha memahami yang kamu mau.

Dia tidak hanya suka menggenggam tangan dan memeluk tubuhmu, tapi ia juga akan selalu berusaha memahami segala harapan dan impianmu, punya keinginan untuk berjuang bersama.
3. Hubungan yang serius juga melibatkan orangtua, bukan hanya sekedar dunia milik berdua.

Orang yang benar- benar serius menjalani hubungan akan mempertimbangkan keluargamu dan keluarganya, bukan cuma ingin berduaan saja. Dia pasti akan memperkenalkan kamu pada keluarganya tanpa diminta, keinginan dan ekspektasi keluarga kamu juga sangat penting buat dia. Untuk dia, hubungan ini bukan hanya untuk menyatukan 2 pihak, tapi 2 keluarga.
4. Pertengkaran merupakan kesempatan untuk mengenal lebih dalam, bukan kesempatan untuk ditinggal.

Pertengkaran pasti ada saat menjalin suatu hubungan. Namun pertengkaran ini adalah kesempatan untuk saling bertukar pendapat dan mengenal kepribadianmu semakin dalam. Meskipun terkadang saling tersakiti, namun ia akan mengerti ini adalah suatu langkah yang harus dilewati agar hubungan kalian menjadi semakin matang.
5. Rela bekerja lebih keras, bahkan mengorbankan impian pribadi demi Impian Bersama.

Dia rela bekerja keras dan banting tulang menambah tabungan demi kamu. Yang menjadi prioritasnya bukan lagi ego pribadi, melainkan impian bersama.
6. Selain menjadikanmu orang terdekat, dia yang serius juga akan memperlakukanmu secara terhormat.

Dia yang cuma main- main bisa saja membuatmu merasa bahagia dan spesial, namun dia yang serius juga akan memperlakukanmu dengan terhormat. Dia tidak akan meninggikan suaranya meskipun kalian berbeda pendapat. Dia akan selalu menghormati keinginanmu dan tidak akan memaksakan egonya.
7. Dalam hubungan yang serius, jarak tidak akan menjadi hambatan. Berjauhan sementara tidak apa- apa, asal mempunyai masa depan bersama.

Keseriusan bukan lagi soal setiap minggu bertemu, selalu mengajak jalan ke tempat atau restoran baru. Keseriusan adalah mengikhlaskan seluruh impian sekolah atau bekerja di tempat jauh, yang penting semuanya dilakukan untuk kesuksesan di masa mendatang.
Nah, gimana dengan hubunganmu sekarang ini? Hanya main- main saja atau sudah serius?

Sanggupkah Cinta Egois Jika Tidak Ada Restu Dalam Pernikahan?


Semua tentu mengharapkan saat menjalin satu hubungan dengan pasangan berakhir pada pernikahan. Sayangnya, cerita cinta tidak selalu berjalan mulus. Ada saja kendala yang membuat hubungan tidak berhasil hingga ke pernikahan. Perbedaan prinsip hingga restu orang tua yang tidak berhasil dikantongi menyebabkan hubungan pun kandas.
Ingin bersikeras tetap mempertahankan hubungan meskipun tanpa restu, tapi benarkah cinta bisa menjadi egois? Perasaan tidak ingin mengecewakan orang tua dan ketakutan akan masa depan, seringkali menjadi alasan kegalauan. Ladies, saat hubungan kamu bersama pasangan terkendala restu orang tua cobalah untuk berpikir ulang tentang hubungan kalian. Masa depan hubungan kalian dimulai saat kamu dan pasangan memutuskan bersama. Tetapi yang perlu kamu sadari, pernikahan bukan hanya masalah kamu dan pasangan saja. Pernikahan adalah menyatukan keluarga, suka atau tidak suka keluarga terutama orang tua berperan penting terhadap rencana pernikahan kamu.
Pilihan untuk mempertahankan keinginan menikah dengan orang yang kamu cintai atau memilih keluarga adalah dua cinta yang berbeda. Keduanya tidak bisa dibandingkan ataupun dipilih. Karena memang keduanya adalah dua hal yang berbeda. Maka jangan memaksa untuk memilih. Alih-alih menyakiti banyak orang mengapa tidak berusaha menjadikannya menjadi satu akhir yang menyenangkan.
Jika selama ini hubungan kalian tidak direstui oleh orang tua, maka berusaha untuk menyakinkan orang tuamu bahwa pilihan kamu adalah yang tepat. Tapi pastikan dulu bahwa kalian yakin untuk hidup bersama, bukan hanya satu pihak saja. Selalu ingat untuk betjuang itu bersama bukan satu pihak saja.
Beberapa orang percaya kerasnya hati akan luluh dengan cinta, maka gunakan cinta kalian untuk menyakinkan orang tua bahwa keputusan kalian benar. Mungkin tidak mudah, tapi tidak ada yang tidak mungkin bukan? Selama kamu dan pasangan percaya, semua akan baik-baik saja. Cinta tidak pernah bisa egois. Selamat berjuang untuk cinta, Ladies.

Untukmu yang Sendiri di Bulan Suci, Tegarlah Menanti dengan Doa


Menikah bukanlah perlombaan. Tak ada yang siapa yang lebih cepat atau terlambat. Setiap orang punya kisahnya masing-masing. Segala sesuatunya hanyalah terjadi dalam waktu yang tepat.
Mungkin pula kita sering mendengar kalau jodoh akan menemukan jalannya. Kalau sudah ditakdirkan berjodoh dengan seseorang, jalan dan pintu akan terbuka sendiri. Meski mungkin akan berliku tapi selalu ada akhir yang menjanjikan di penghujung jalan.
Ladies, apakah kamu masih sendiri di bulan Ramadan ini? Ketika sahabatmu sudah menikah dan bisa menjalani bulan puasa pertamanya dengan suami tercinta, kamu masih saja termenung akan nasib takdir jodohmu sendiri. Saat teman-temanmu mulai menceritakan pengalaman baru mereka menjalani ibadah puasa sambil mengasuh buah hati, kamu masih sama seperti bulan-bulan Ramadan yang telah lalu, masih juga sendiri.
Sendiri Tak Selalu Berarti Sepi
Merasa sepi karena masih juga sendiri? Masih merasakan kehampaan dan kekosongan hati karena belum bertemu sang belahan jiwa? Hm, semua itu lumrah terjadi dan tak apa untuk dirasakan. Biarkan perasaan itu mengalir di hatimu, Ladies. Bersedih atau menitikkan air mata kadang perlu, supaya beban di hati terasa lebih ringan.
Namun, sendiri tak selalu berarti sepi. Di bulan suci ini, ada banyak kebaikan yang bisa kita lakukan. Berbagai pintu harapan pun masih terbuka lebar untuk kita masuki. Jangan sampai kita sampai bersikap egois hanya menangisi diri sendiri hingga melupakan hal-hal yang lebih penting di sekeliling kita.
Ketuk Pintu-Nya dengan Doa Terindah
Sosoknya akan datang pada waktu yang tepat sesuai ketentuan-Nya. Mungkin terdengar klise tapi semua akan indah pada waktunya. Begitu juga dengan belahan jiwamu yang mungkin saat ini juga sedang berdoa untuk segera dipertemukan denganmu.
 
“Knock, And He'll open the door
Vanish, And He'll make you shine like the sun
Fall, And He'll raise you to the heavens
Become nothing, And He'll turn you into everything.”
― Rumi 
Tegarlah menantinya dengan doa. Sampaikan rindumu melalui untaian doa terindah. Mungkin saat ini kamu tak tahu pasti siapa dan kapan ia akan datang. Tapi satu hal yang pasti, kamu masih punya Sang Maha Penggenggam Cinta untuk mengadu dan berbagi cerita.
Mungkin Tugasmu Saat Ini Bukanlah untuk Mencari Cinta
Sudah lama berusaha mencari cinta tapi belum juga menemukan titik terang? Sudah berkali-kali berupaya membangun cinta tapi selalu gagal bahkan saat baru saja akan memulainya? Mungkin saja saat ini tugas kita bukanlah untuk mencari cinta. Melainkan untuk lebih dulu mensucikan hati kita. Memperbaiki niat dan tujuan kita sebenarnya.
 
“Your task is not to seek for love, but merely to seek and find all the barriers within yourself that you have built against it.”
― Rumi 
Saatnya untuk berani menghancurkan berbagai tembok penghalang yang kita bangun sendiri untuk menghambat datangnya cinta itu sendiri. Kini waktunya kita untuk lebih ikhlas dan mulai mau membuka hati untuk segala yang akan terjadi ke depannya. Tak mudah dan pasti sulit rasanya. Memang begitu. Hanya saja kita tak bisa hanya meratapi diri dan menangis setiap waktu, kan?
Tegarlah dengan Doa dan Tetaplah Baik dalam Prasangka
Saat semua usaha sudah dilakukan, yang perlu kita lakukan menyerahkan semua pada-Nya. Tugas kita adalah melakukan yang terbaik untuk mendapat jodoh terindah. Pada akhirnya hanya Sang Pemilik Jiwa yang menentukan dan memutuskan semuanya. Tetaplah berprasangka baik pada-Nya.
Siapapun jodoh kita nantinya, semoga dia memang seseorang yang terbaik ya Ladies. Saat ini mungkin kamu masih sendiri. Tapi siapa tahu di saat yang paling tak terduga, kamu akan dipertemukan dengan sosok impianmu dengan cara yang paling istimewa.
 
Copyright © 2014 PatriotNews

Powered by JoJoThemes