BREAKING NEWS
Tampilkan postingan dengan label ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ramadhan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juni 2016

Duh Bikin Geram, Pasar Murah Untuk Warga Kurang Mampu Malah Diserbu PNS


Wali Kota Jambi, Syarif Fasha menyayangkan pelaksanaan bazar pasar murah yang digelar pemerintah Kota Jambi, Selasa (28/6/2016).
Bazar pasar murah yang diperuntukkan pada masyarakat kurang mampu malah diserbu Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Wali Kota Jambi Syarif Fasha menyampaikan kekecewaannya saat meninjau bazar pasar murah yang digelar pemerintah Kota Jambi di depan kantor wali kota.
"Harusnya PNS yang beli malu, karena ini yang beli sebaiknya tukang sapu atau orang tak mampu lainnya," katanya.
Seperti Pantauan Tribun Jambi di lokasi, PNS malah berebut membeli daging sapiyang dijual seharga Rp 110.000 per kilo dari harga di pasar Rp120 ribu hingga Rp 130.000 per kilo. Sehingga dagangan ludes dalam beberapa jam.(*)

Sabtu, 25 Juni 2016

Ini Tanda-tanda Turunnya Malam Lailatul Qadar


Sepuluh hari terakhir Ramadan akan tiba tidak lama lagi. Pada waktu ini, banyak pahala disebar melebihi hari-hari lain.
Terdapat satu malam begitu istimewa pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Malam itu mengandung keberkahan seribu bulan, yang dikenal dengan malam lailatul qadar.
Setiap Muslim dianjurkan meningkatkan ibadah dan amal saleh dalam waktu sepuluh hari terakhir ini. Salah satu tujuannya agar tidak kehilangan malam lailatul qadar.
Dikutip dari rumaysho.com, malam lailatul qadar memiliki ciri tersendiri. Ciri ini menjadi tanda yang membedakan malam penuh keberkahan tersebut dengan malam-malam lainnya.
Berikut tanda malam lailatul qadar tersebut:
1. Udara dan angin sekitar terasa tenang. Tanda ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan Ath Thoyalisi.
"Dari Ibnu Abbas RA berkata, Rasulullah SAW bersabda, 'Lailatul qadar adalah malam yang penuh kelembutan, cerah, tidak begitu panas, juga tidak begitu dingin, pada pagi hari matahari bersinar lemah dan nampak kemerah-merahan.” Haytsami mengatakan periwayatnya adalah tsiqoh atau terpercaya.
2. Malaikat menurunkan ketenangan sehingga manusia merasakan ketenangan dan kelezatan dalam beribadah. Tidak seperti ibadah pada hari-hari lainnya.
3. Manusia dapat melihat malam ini dalam mimpinya seperti terjadi pada sebagian sahabat Rasulullah SAW.
4. Matahari terbit dalam keadaan jernih pada pagi harinya, tidak ada sinar.
"Dari Abi bin Ka’ab, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya, 'Subuh hari dari malam lailatul qadar matahari terbit tanpa sinar, seolah-olah mirip bejana hingga matahari itu naik'." (HR Muslim).
(Ism, Sumber: rumaysho.com)

12 Meme lucu mudik ini hibur kamu yang rindu kampung halaman


Bulan Ramadan sudah memasuki separuh perjalanan, sebentar lagi Idul Fitri tiba. Di Indonesia setiap kali Idul Fitri itu identik dengan budaya mudik yakni pulang ke kampung halaman. Mereka yang bekerja di kota akan berbondong-bondong pulang ke tempat kelahiran mereka.

Nah, kalau lihat meme-meme mudik buatan netizen berikut kamu pasti dijamin ngakak. Nggak percaya? Berikut 12 meme lucu mudik yang dirangkum brilio.netdari berbagai sumber, Rabu (22/6). Check this out Guys:

1. Mantan itu ditinggal aja, nggak usah dibawa-bawa.

2. Mudik dulu Bro!

3. Haha, pakai motor sih tapi kok gini.

4. Ini baru kapal terbang yang sesungguhnya.

5. Ragunan sepi, mereka beraksi.

6. Kalau nanya, mending balik lagi nggak jadi mudik.

Lihat lagi ya enam meme berikutnya....
7. Biar greget!

8. Biar melek coy!


9. Lewat jalan bro, jangan lewar sungai!


10. Emmm...

11. Nih buat yang nggak bisa mudik gara-gara kerja.

12. Koplak nih ibu-ibu, haha!

Berat Badan Makin Turun Saat Puasa, Sehat Enggak?


Berkurangnya berat badan pada saat berpuasa, tentu saja akan menjadi hal yang menggembirakan bagi seseorang yang ingin melakukan diet.  Hal itu dikarenakan saat melakukan puasa kita dapat mengontrol asupan makan sehingga berat badan akan dengan mudah turun.
Tapi terkadang faktanya tidak demikian, karena terdapat juga potensi yang tinggi untuk menambah berat badan saat menjalankan puasa.  Menu makanan dan minuman yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka memegang peranan penting dalam keberhasilan diet selama puasa.
Bagi seseorang yang kurus, asupan nutrisi yang tidak tepat selama berpuasa berdampak pada berat badan yang semakin berkurang. Jika Anda tidak memiliki asupan nutrisi yang cukup saat berpuasa, maka cadangan energi yang tersimpan dalam otot akan digunakan. Hal ini membuat massa otot Anda semakin berkurang.
Waktu dan pola makan yang berubah saat menjalankan ibadah puasa, sangat mungkin menurunkan berat badan.  Ketika puasa, pola makan Anda akan memicu tubuh untuk beradaptasi terhadap perubahan asupan makanan. Berkurangnya asupan makanan ke dalam tubuh akan memicu terjadinya perubahan pada metabolisme tubuh.
Dalam keadaan normal, sumber utama energi tubuh didapatkan dari gula darah (glukosa). Ketika persediaan glukosa habis, maka glikogen menjadi sumber energi kedua untuk tubuh. Pada saat puasa, tubuh tidak mendapat asupan makanan selama berjam-jam. Hal ini menyebabkan tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi alternatif ketika glukosa dan glikogen telah habis terpakai.  Pembakaran lemak sebagai sumber energi alternatif menyebabkan turunnya berat badan dan kadar kolesterol tubuh.
Berkurangnya lemak pada tubuh dapat menjadi hal yang membahagiakan bagi seseorang dengan obesitas.  Namun seringkali berat badan tak berubah karena pilihan makanan yang salah saat sahur dan berbuka puasa.
Idealnya seseorang yang menjalankan puasa, turun 1 kilogram selama 1 minggu. Hal ini dapat tercapai apabila Anda menerapkan pola makan yang sehat.
Usahakan untuk tidak melewati waktu sahur dengan mengonsumsi  menu makanan yang lengkap dengan kadar tidak berlebihan. Lengkap berarti mengandung seluruh komposisi utama jenis makanan yaitu karbohidrat kompleks, protein hewani atau nabati,   sayuran dan buah, asupan cairan dan mineral yang cukup.
Selain itu Anda sebaiknya menghindari santan, lemak dan gula sederhana. Anda dapat pula mengkonsumsi makanan manis dari sumber alami seperti buah-buahan. Hal lainnya yang tidak boleh Anda lewatkan adalah  tetap rutin berolahraga. Anda dapat melakukan olahraga ringan atau mengurangi frekuensi nya.
Sumber: meetdoctor

Kamis, 23 Juni 2016

Merinding, Penampakan Jemaah Tarawih dari Atas Kabah


Kota Mekah dengan Kabahnya tak henti-hentinya menebar pesona yang membuat kagum yang melihatnya.
Kali ini sebuah pemandangan menakjubkan yang dilihat tepat dari atas Kabah ketika jutaan umat Islam tengah melakukan sholat Tarawih di sekitarnya.
Foto pemandangan yang diunggah sebuah surat kabar lokal Arab Saudi itu diambil dari atas oleh penjaga Kabah, tempat suci umat Islam.
"Ini adalah foto menakjubkan yang memperlihatkan pemandangan luar biasa ketika umat Islam dari semua bangsa menjalankan ibadah bersama," tulis surat kabar berbahasa Arab, Sabq.
Kabah terletak di dalam lingkungan masjid terbesar di dunia, Masjid Al Haram, di Mekah.
(Ism, Sumber: Emirates 24/7)

Rabu, 22 Juni 2016

Sholat Tarawih Berjamaah Tapi Witir Sendiri, Ini Pesan Rasul


Sholat tarawih selalu menjadi penghias malam di bulan Ramadan. Hampir seluruh masjid dan mushola menggelar sholat tarawih berjamaah.
Sholat tarawih dilaksanakan usai sholat isya. Rangkaian tersebut kemudian diakhiri dengan sholat witir yang jumlah rakaatnya ganjil.
Terdapat praktik di sebagian masyarakat, mereka ikut berjamaah tarawih tetapi tidak menjalankan witir. Alasannya, mereka akan menjalankan witir di akhir malam usai mendirikan sholat tahajud.
Dikutip dari laman konsultasisyariah.com, seorang makmum dibolehkan meninggalkan sholat witir berjamaah. Dengan alasan, dia akan menjalankan sholat witir di malam hari usai sholat tahajud.
Sholat sunah witir dipahami sebagai sholat penutup dari seluruh rangkaian sholat dalam satu hari. Karena penutup, maka tidak ada sholat sunah setelah itu.
Meninggalkan sholat witir berjamaah bukan hal yang tidak dilarang. Tetapi, perbuatan tersebut juga sangat tidak disarankan.
Alasannya, terdapat pahala begitu besar bagi orang yang tarawih berjamaah dengan imam dari awal hingga selesai. Hal ini didasarkan pada hadits yang diriwayatkan Turmudzi dari Abu Dzar ra.
"Dari Abu Dzar ra Nabi SAW bersabda: 'Orang yang melaksanakan sholat malam bersama imam sampai selesai maka dicatat untuknya pahala qiyamul lail semalam suntuk'."
Terkait pelaksanaan witir, Ibnu Hazm dalam kitab Al Muhalla berpendapat witir yang lebih afdhal dilakukan di akhir malam. Tetapi, witir dilakukan di awal malam tentu baik, tanpa harus membatalkannya lantaran ingin mengerjakan sholat sunah di akhir malam

Senin, 20 Juni 2016

Rezeki Tak Lancar Selama Ramadan, Kenapa?


Bulan Ramadan bukan alasan untuk bermalas-malasan atau mengurangi produktivitas kerja. Pun begitu, kita dianjurkan untuk semakin memperbanyak ibadah seperti tadarus Alquran dan salat Tarawih. Sebab, Allah janjikan pahala yang berlipat ganda pada bulan yang penuh berkah ini.
Wanita bernama Nani Koraiza berikut pernah ditimpa cobaan berturut-turut selama bulan Ramadan. Ibarat jatuh, tertimpa tangga pula. Satu per satu ujian datang kepadanya dan keluarganya.
Namun, dia telah mendapat pencerahan di balik semua ujiannya itu. Semoga kisah yang dibagikan ini menjadi pelajaran dan inspirasi buat kita semua agar selalu bertakwa dan meminta pertolongan hanya kepada Allah SWT.

Berjualan Tapi Tak Laku

Ramadan 2005 dan 2006 adalah satu episode kehidupan yang dirasa pahit oleh Nani. Pada 2005 dia tak bekerja. Suami juga kehilangan pekerjaan secara tiba-tiba. Pada Ramadan 2005, dia mencoba berjualan di Bazaar Ramadhan.
Hari pertama berjualan hanya 3-5 orang saja yang datang, karena hujan yang sangat lebat dan daerah yang baru. Tapi dia tetap bersyukur. Gerai lain tak seorang pun ada yang datang.
Esoknya, Nani dan suami mencari daerah lain. Kemudian mulai berjualan nasi lemak seharga 1,50 ringgit. Sehari dapatlah 100 ringgit lebih. Nani memiliki 2 orang anak, berumur 5 tahun dan beberapa bulan. Ke mana pun Nani berjualan, mereka juga dibawa.
Sepanjang Ramadan penuh dengan aktivitas malam, merebus telur dan masak sambal. Tadarus entah ke mana! Semuanya disebabkan Nani dan suami tak bekerja.
Sumber pendapatan pun tergantung pada penjualan nasi lemak dan keripik. Macam bagaimana Lebaran tahun itu? Seperti bukan Lebaran saja! (Ism) 

Susah Dapat Pekerjaan

Hidup menjadi susah. Tak tahu lagi mana yang harus didahulukan. Membayar cicilan mobil, uang sewa rumah, atau biaya anak sekolah. Terasa sangat siksanya. Dan kesusahan itu tak habis semalam.
"Waktu itu saya merasa heran, kenapa saya susah? Saya bukan orang jahat. Orang jahat pun malah lebih senang dari saya," kenangnya.
Nani sempat protes kepada Tuhan. Baginya dunia ini tidak adil, begitu pula dengan Tuhan. Kemudian dia dan suami balik ke Kuantan. Berharap dapat pekerjaan bagus dan hidup menjadi lebih baik.
Dalam hatinya, dia punya gelar dan pengalaman kerja, pasti akan mudah mencari pekerjaan di Kuantan.
"Harus dapat! Dengan biaya hidup yang rendah, tak masalah kalau dapat gaji misal 2.500 ringgit! Itu rencana saya. Masih egois dengan sepotong gelar," katanya.
Rupanya Allah tak pandang pun gelar yang hanya sehelai itu. Allah tak pandang pengalaman kerja bertahun-tahun mengelola klien yang hebat-hebat. Semua itu tak laku di mata Allah SWT.
"Allah yang maha tahu apa yang layak untuk saya dan keluarga," ujar Nani.
Maka Nani dan suami terus berjualan makanan kecil-kecilan. Malam-malam sampai pukul 2 atau 3 pagi sibuk bungkus keripik. Suami akan jajakan keripik dan ada juga yang dikirim ke toko dan asrama-asrama.
Saat itu, Nani dan suami benar-benar mengesampingkan semua ego dan gengsi agar bisa bertahan hidup. (Ism) 

Mobil Ditarik

Hidup berjalan seperti biasa hingga suatu hari Nani dapat panggilan wawancara di sebuah perusahaan asuransi di Kuala Lumpur. Sangat senang rasanya. Seperti ada cahaya sedikit. Suami saya tetap berjualan keripik supaya ada uang belanja untuk ke Kuala Lumpur (KL).
"Hari itu adalah sehari sebelum Ramadhan tahun 2006. Kami naik mobil ke KL, bawa seorang anak yang baru berumur setahun lebih."
Sesampai di KL, Nani dan suami makan di Ampang Point sementara menunggu waktu wawancara. Begitu lepas makan, mereka berjalan ke mobil yang di parkir di luar gedung. Tiba-tiba ada 3 pria berbadan besar-besar sedang mengepung mobilnya.
"Katanya, mereka harus menarik mobil itu sekarang juga sebab sudah tak bayar cicilan."
Nani memohon agar menunggu sampai habis wawancara dulu. Mereka pun setuju. Mereka naik mobil ikut di belakang sampai ke tempat wawancara.
Tapi mereka mengambil paksa mobil tersebut saat Nani sedang menjalani wawancara. Mereka tinggalkan suami dan anaknya beserta sebuah koper di tepi jalan.
"Saya sudah tidak bisa konsentrasi dengan wawancara itu. Akhirnya saya gagal dapat pekerjaan tersebut."
Nani dan suami pulang ke Kuantan naik bus. Sampai di Kuantan tengah malam. Selama dalam bus, pasangan suami istri ini diam saja. Tak tahu ingin bicara apa.
"Saya hanya berpikir? Apa lagi ujian setelah ini? Apa saya begitu jahat sampai terkena ujian berat ini? Apalah hinanya saya hingga menjadi semacam ini?"
Sepanjang Ramadhan tahun itu, Nani berjuang dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut. Sebagian hatinya mencoba membujuk diri untuk terus sujud kepada Allah dan minta bantuannya. Sedangkan sebagian lagi terus merasakan Allah itu tak adil, karena mengujinya sebegitu hebat.

Mintalah Kepada Allah

 Sampai satu hari, Nani kedatangan seorang sahabatnya. Dia pun tanpa rasa malu terus menceritakan segala masalah kepada sahabatnya itu. Tapi jawaban sahabatnya santai saja.
"Allah kan sudah berkata, "Mintalah kepada-Ku pasti Aku kabulkan". Allah tidak bilang mungkin, tapi pasti. Jadi kamu berdoa saja, minta kepada Dia. Buat apa bikin susah?"
Nani merasa terhenyak mendengar itu. Jadi, Ramadhan tahun tu, Nani habis-habisan berjualan sambil memperbaiki ibadahnya. Baca Alquran sebanyak-banyaknya, dan beribadah sebaik-baiknya.
Hasilnya? Tak lama lepas itu suaminya dapat kerja di sebuah toko penjualan mesin fotokopi dan Nani menjadi karyawan di sebuah shipping agent.
"Hanya pegawai biasa. Seperti yang saya bilang tadi, di mata Allah SWT gelar saya itu tak laku. Dia Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk saya," katanya.
(Ism, Sumber: Ohbulan.com)

Kamis, 16 Juni 2016

12 Meme kocak 'berbukalah dengan yang' bikin senyum-senyum sendiri


Tentu semua orang tahu bahwa berbuka puasa itu dianjurkan dengan yang manis-manis. Hal ini malah jadi candaan netizen dengan meme-meme kreatif yang kocak. Kamu dijamin senyum sendiri deh kalau baca. Penasaran?

Berikut 12 meme kocak berbuka yang dirangkum brilio.net dari berbagai sumber, Rabu (15/6). Check this out Guys:

1. Aw!

2. Setuju kan?

3. Emmm...

4. Sama Ki Joko Bodo aja sana.

5. Yang penting bikin kenyang dah.

6. Bener banget!

Kalau kamu berbuka dengan..... 
7. Hahaha, makanya jangan sama yang udah punya.

8. Nggak mau sama adek?

9. Eh, ini malah gimana.

10. Tuh!

11. Janji manis lupakanlah.

12. Koplak ini mah!
 
Copyright © 2014 PatriotNews

Powered by JoJoThemes