Seorang Pemilah Sampah Terpilih Jadi Kepala Desa

Advertisement

Seorang Pemilah Sampah Terpilih Jadi Kepala Desa

PatriotNews
Rabu, 23 September 2026

BEKASI — Kisah Surya (46), warga Kampung Rawa Banteng Kaum, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, menjadi perhatian dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.



Sehari-hari, Surya bekerja sebagai pemilah sampah dari buangan pabrik. Barang-barang yang masih memiliki nilai ekonomis dipisahkan untuk kemudian dijual kembali. Dari pekerjaan tersebut, Surya menghidupi keluarganya sekaligus memberikan penghasilan kepada tiga orang pekerja yang membantunya.


Kondisi kehidupannya pun terbilang sederhana. Rumah Surya tampak lusuh dan kumuh. Kesederhanaan tersebut bahkan sempat menjadi bahan ejekan ketika dirinya memutuskan maju dalam kontestasi Pilkades Mekarwangi.


Tidak sedikit orang yang meragukan kemampuannya untuk memenangkan pemilihan. Surya bahkan sempat dianggap tidak mungkin bersaing karena keterbatasan ekonomi.


“Orang susah enggak punya duit ingin mencalonkan. Begitu kata orang-orang,” ujar Surya saat dikonfirmasi, Selasa (22/9/2026).


Keraguan terhadap Surya semakin terlihat ketika dirinya dibandingkan dengan calon lainnya. Pencalonannya bahkan dianalogikan seperti “semut melawan gajah”, sebagai gambaran betapa kecil peluangnya untuk memenangkan Pilkades.


Namun, hasil pemungutan suara justru menunjukkan hal berbeda.


Dalam Pilkades Mekarwangi 2026, Surya harus berhadapan dengan calon petahana, Subur Rustadi. Persaingan keduanya berlangsung ketat hingga proses penghitungan suara selesai.


Surya berhasil mengumpulkan 4.107 suara, sementara Subur Rustadi memperoleh 4.015 suara.


Dengan demikian, Surya dinyatakan unggul dengan selisih 92 suara dan meraih suara terbanyak dalam Pilkades Mekarwangi 2026.


Kemenangan tersebut sekaligus menjadi jawaban atas berbagai keraguan dan anggapan bahwa seorang warga dengan pekerjaan sebagai pemilah sampah tidak mampu bersaing dalam kontestasi pemilihan kepala desa.